MISI

***************** A MAN WHO WANT TO CREATE AN EDEN IN THE WORLD *****************

Selasa, 15 Maret 2011

FIRST STEP TO BE THE FIRST




MENUJU PEMANFAATAN TEPUNG BERMUTU


Latar Belakang

Jepang memasyarakatkan tempe dengan semboyan, ”makanan enak belum tentu sehat, Makanan sehat belum Tentu enak, makan enak dan sehat adalah Tempe”, hal ini menunjukan bahwa tempe semakin mengglobal dan sangat prospektif menjadi mekanan global. Sayangnya tempe segar, mudah sekali membusuk (semangit – jw) dan menjadi tidak disukai kecuali untuk bumbu tertentu (bobor, mangut). Untuk manfaat tempe menjadi panjang, sekaligus mudah diolah menjadi berbagai menu, maka mengubah tempe menjadi tepung tempe adalah sebuah pilihan rasional.



2.Rumusan Maslah
(1). Bagaimana cara pengawetan tempe ?
(2). Berapa lama daya tahan tempe dibuat tepung ?
(3). Bagaimana Perhitungan Ekonomisnya ?
(4). Bagaimana prospek pemasarannya ?
(4). Apa manfaat tepung tempe ?
(5). Bagaimana mengolah tempe menjadi menu-menu variatif ?
(6). Bagaimana menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa ?
(7). Uapaya apa saja yang diperlukan untuk melangsungkan bisnis tepung tempe bagi para siswa ?



3.Tujuan
Siswa memiliki jiwa wiraswasta dan jeli akan adanya peluang usaha dari apa yang Ada disekitarnya, memiliki keterampilan produksi, marketing dan komunikasi .bisnbis.

4.Pembuatan tepung Tempe
Salah satu jenis pengawetan adalah dengan pengeringan, oleh karenanya, sebelum dibuat tepung tempe, tempe diturunkan kadar airnya melalui pengeringan. Dengan kadar air yang rendah, maka menyulitkan tumbuh berkembangnya mikro organism.
Proses pembutan tepung tempe melalui beberapa tahapan, yakni pengirisan, penjemuran, penumbukan , pengayakan, sterilisasi dan pengemasan.




Melalui proses manual, tiap kilogram tempe basah menghasilkan tepung tempe 250 gram. Dengan pengemasan isi 5o gram per kemasan, maka biaya per unit kemasan adalah Rp. 1.250 , saat ini satu kemasan 50 gram dijual seharga Rp.2.000, dengan demikian keuntungan tiap unit adalah Rp.750.

Pembuatan tepung tempe dilakukan pertama kali tanggal 25 Agustus 2010. Dengan proses penjemuran yang sempurna (panas terik), maka hingga 2 bulan (saat laporan ini dibuat) tepung tempe masih bagus. Warna, Aroma dan rasa . Dengan demikian pembuatan tepung tempe yang baik,tepung ini dapat dipasarkan dalam jangka waktu yang cukup (2 bulan).




Pertanyaan menarik datang dari Bpk. Suharyanto (Kasi SMA Sudin Diknas Jakarta Timur), tentang proses produksi yang dikaitkan dengan kondisi lingkungan Jakarta jika dikeringkan melalui penjemuran. Untuk mengatasi hal ini, maka pengeringan dapat dilakukan dengan menggunakan oven.
Sudah barang tentu, untuk efektifitas dan effesiensi, maka produksi tepung tempe dalam skala besar dapat menggunakan mesin pengering dan mesin penepung (penggilingan).



Rasa tepung tempe juga dipengaruhi oleh bahan tempe itu sendiri. Dengan tempe yang baik (jamur putih), bahan kedelai (tidak dicampur dengan yang lainnya) rasa tetap enak. Namun jika tempe yang diproses adalah tempe yang kurang baik, atau mengalami pengeringan yang tidak sempurna, selain rasa menjadi pahit daya tahan tepung juga tidak lama (satu minggu sudah rusak).




Pembuatan Produk Derivasi

Tepung tempe yang telah diproduksi kemudian dijual melalui pengemasan juga dijual dengan mengolahnya terlebih dahulu menjadi produk-produk derivasi (yang telah diolah) menjadi menu-menu baik lokal maupun internasdional. Berikut beberapa contoh produk derivasi tepung tempe hasil kreatifitas peserta program ini.



a. NAMA : FADHIA IRMAIDA ( XA )

JUDUL : MEMBUAT BOTHOK TEPUNG TEMPE DAN UDANG
TUJUAN : untuk membuat bothok yang berbeda dari biasanya

Pada resep ini, tepung tempe digunakan sebagai tepung subtitusi, sehingga nilai gizi produk meningkat.

ALAT DAN BAHAN:
•Baskom
•Sendok
•Ulekan
•Tusuk gigi
•Udang yang sudah di bersihkan
•Tepung tempe
•Garam
•Panci
•Kompor
•Daun pisang
•Cabe, bawang putih, masako
•Telur 2 butir



CARA MEMBUAT :
1) Tumbuk cabe dan bawang putih sampai halus (cabe sesuai keinginan). Setelah halus tambahkan garam sedikit dan aduk rata

2) Setelah itu, siapkan tepung tempe di suatu baskom. Lalu masukan bawang putih yang sudah dihaluskan, tambahkan garam secukupnya. Masukan telur, kemudian aduk hingga merata semua.

3) Seelah rata masukan udang yang telah di bersihkan ke dalam adonan. Aduk kembali.

4) Siapkan daun pisang yang sudah di cuci bersih. Masukan kurang lebih 2 sendok makan adonan ke dalam daun pisang, kemudian di lipat agar dapat tertutup dan tutup atau ikat dengan tusuk gigi.

5) Setelah semua selesai sekarang waktunya di kukus. Kukus selama kurang lebih 15 menit sampai 20 menit dan siap dihidangkan. Lebih enak dimakan selagi hangat.





KESIMPULAN :

Tepung tempe dapat diolah menjadi makanan yang enak dan bergizi.

SARAN :

Lebih banyak variasi isi akan lebih baik agi.
HASIL AKHIR :
Aroma : sedap dan menggiurkan
Tekstur : lembut sedikit keras
Rasa : enak dan gurih tapi agak sedikit pedas
Warna : coklat pudar
Kandungan gizi : mineral, antioksida, protein, vitamin, natrium, yodium, klorida


b.Noodle Cheese Tempe

Pada menu n, tepung tempe digunakan sebagai bahan kombinasi dengan bahan tepung lain (terigu) sehingga gizi tepung amilum yang dominan bahkan mutlak karbohidrat dpat ditingkatkan dan divariasikan.



Kelompok : ( XF )
Nurul Hikma. R
Yerri Yanuar
Azizah Nuraini
M. Verri Rifaldi
Nurfikriyah. I

Bahan -Telur
-Tepung tempe
-Keju
-Tempe
-Minyak
-Tomat/Sayuran

Cara Membuat :
1. Rebus mie sampai matang.
2. Kemudian cincang tempe sampai halus.
3. Campur tepung tempe dengan mie dan telur.
4. Aduk sampai rata.
5. Setelah itu panaskan minyak dan goreng hingga matang.
6. Tiriskan.
7. Sajikan dengan saus sambal selagi hangat.



c. Difa Bagus Hanggoro ( Kls XD )

Bahan-Bahan :

1.Tahu 3 buah
2.Wortel 250gr
3. Tepung Tempe 1 papan
4.Buncis 250gr
5.Daging Cincang 250gr
6.Bawang Putih 2 siung
7.Bawang Bombay
8.Telur 3 butir
9.Tepung tempe
10.Garam secukupnya
11.Gula secukupnya




Cara Membuat

Tahu dan Tepung tempe di hancurkan,worteL dan buncis di potong panjang" dan

tipis.bawang bombay dan bawang putih di iris biasa, Lalu semua bahan di campuran jadi

satu, Lalu di cetak, di kukus selama 45 menit, setelah di kukus lalu di goreng dengan
telur dan tepung tempe lalu di sajikan

d.NUGGET TEPUNG TEMPE

Bahan

400 gr tepung tempe
100 gr daging cincang ayam
4 lembar roti tawar (lebih baik yg whole wheat bread/roti gandum)
4 bh wortel (diparut)
4 butir telur (dikocok lalu bagi dua)
bw bombay (sesuai selera)
keju parut (sesuai selera)
garam
merica
tepung tempe
minyak utk menggoreng




Cara membuat:

- Hancurkan roti tawar sampai halus seperti serpihan (paling gampang sih
dihancurkan pake blender chopper)
lalu tambahkan cincang ayam +tepung tempe + wortel + bw bombay + keju parut + setengah bagian telur + garam + merica, aduk rata.
- Bentuk nugget sesuai selera lalu celupkan dalam telur (sisanya) lalu
gulingkan dengan tepung tempe
- Goreng nugget sampai kuning kecoklatan. Nugget siap dihidangkan.

Untuk variasi, wortel bisa diganti bayam atau sawi putih atau toge.


e. Chinese Dumpling RIRI EGARAPITA ( XD )



1. ALAT DAN BAHAN
• tepung tempe
• tepung terigu
• baskom
• garam
• margarin
• kentang rebus (potong dadu)
• kol rebus (diiris)
• air
2. CARA KERJA
• masukkan tepung terigu dan tepung tempe jadi satu kemudian tambahkan garam dan air.
• kemudian uleni sampai kenyal dan tidak lengket.
• tambahkan margarin , dan adonan siap untuk diiisi.
• ambil sedikit adonan kemudian lebarkan , adonan yang suadh di lebarkan kemudian di isi dengan kentang dadu dan kol iris , begitu selanjutnya sampai adonan habis.
• kemudian setelah adonan siap bentuk menjadi seperti pastel, setelah semua sudah di bentuk , kukus CHINESE DUMPLING diatas kompor sedang selama 45 mnt.
• setelah 45 mnt, angkat CHINESE DUMPLING, kemudian di goreng hingga kecoklatan.
• jika semua sudah di goreng , CHINESE DUMPLING siap untuk di hidangkan.



3. Hasil dan pembahasan
• RASA
agak pahit , karna tepung tempenya terlalu banyak (kemungkinan)
• AROMA
sedaaappp
• WARNA
kecoklatan , ada cremnya gitu
• TEKSTUR
agak keras tetapi bentuknya bagus
• NILAI GIZI
Gizi CHINESE DUMPLING terdapat pada tepung tempenya yaitu : protein,vit,dll
CHINESE DUMPLING yang telah diolah kemudian digoreng. rasanya sedikit pahit, karna terlalu banyak tepunr tempenya , walaupun aromanya sedap dan warnanya yang menggiurkan , tetapi teksturnya keras , sehingga tidak dapat dinikmati oleh semua orang , gizi yang terkandung di dalamya juga sangat banyak.


f. Dalam Menghadapi Career Day, peserta CSF ini membuat produk derivasi seperti terlampir pada table berikut :

MITRA CSF’S TEMPE POWDER CORNER
CAREER DAY DIPO, 15 JANUARI 2011
TELP : 087888992799
darwono_masdar@yahoo.com



No.PERUSAHAAN, JENIS PRODUK, CONTACT PERSON

01.PT. Healthy Eat, Nugget Sayur Plus, Fidi, Kariza, Jannata
02.PT. Asli Enak, Burger Tempe, Azizah,Veri,Nur,Nurul,Yeri
03.PT. Ceria,Ayam Tpg Tempe, Alfi,Annisa,Siti,Syifa
04.PT. Maju Jaya, Pangsit Tempe, Bagoes,Fatya,Yulia,Anggita
05.PT. Virrni Soybean, Spagetty, Devia,Afi,Puspa,Deny
06.Warung Hard, Mie Telor T.T, Rofi,Ikhwan,Hilman,Sahid
07.PT. Midirin Squad, Kentang TT., Helminda,Irdi,Rizki,Zul
08.PT. Tempe Aznidalif, Daging Coated TP, Khalif,Ananda,Bany,Karyo
09.PT. Tempe Junior, Perkedel Tpg Tp, Meutia,Dwita,Widi,Wigi
10.PT. BUMD, Arem 2 EBTE, Difa,Farawati,Ilham,Zabir
11.PT. Cididefiva, Epikatsu Tempe, Anugrah,Citra,Mufidah,Vanya
12.PT. Promakmi, Nugget, Lillah,Destu,Nabila,Lucyana


Menu yang sangat laris pada event ini adalah Risoles, Spagetti tempe dan berger tempe. Feed Back dari para konsumen dapat dilihat pada lampiran angket pemasaran.
Dari berbagai produk derivasi yang telah dibuat, dapat disampaikan beberapa hal sebagai berikut :

(1). Tepung tempe yang digunakan sebagai pelapis (coated) sebelum digoreng (bahan dicelupkan ke telur) atau langsung digulingkan pada tepung tempe sebagai contoh berbagai katsu, risoles, maka semakin halus tepung tempe, tingkat kerekatannya makin baik.



(2). Tepung tempe yang berasal dari tempe yang kurang kualitasnya, yang terasa pahit, maka ras pahit ini akan terasa pada produk derifasinya.

(3). Untuk mendapatkan adonan yang kenyal dan lembut pada adonan campuran (tepung temped an terigu) paling baik adalah pada komposisi 2 : 1, dua bagian terigu, satau bagian tepung tempe. Pada percampuran 1 : 1 atau 1 : 2, akan menghasilkan tektur yang keras setelah masak. Oleh karena itu, jika ingin mengurangi porsi terigu untuk menurunkan konsumsi karbohidrat, untuk mendapatkan hasil yang tetap lembut perlu ditambahkan pelembut (fermipan) sesuai aturan.

Penutup

Masih perlu berbagai tindakan lebih lanjut berkaitan dengan upaya awal ini, terutama dalam kaitan Go International, untuk menjawab berbagai pertanyaan berikut :

a. Bagaimana status gisi setelah berubah jadi tepung ?
b. Lengkah apa yang perlu dilakukan untuk menjaga nilai gizi tempe dalam pemrosesan ?
c. Bagaimana pengaruh waktu terhadap mikro organisme yang ada dalam tpung tempe ?
d. Bagaimana menjaga tepung tempe tetap awet tanpa penambahan zat aditif ?


Generasi muda yang siap mengusung warisan nasional ke kancah internasional


Berbagai pertanyaan dan perbaikan baik metodologis maupun teknis merupakan hal yang akan penulis tindak lanjuti, sehingga diperoleh produk yang terbaik, untuk mengangkat Indonesian heritage ini ke kancah International. Mohon dukungan.

Jika nda memerlukan tepung tempe berkualitas, hubungi kami di 08 78 88 99 27 99


Tidak ada komentar: